APBD Perubahan Difokuskan Pada Insentif Vaksinator

  • Whatsapp
H. M. Sukiman Azmy, Bupati Lombok Timur./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama anggota DPRD menggelar rapat Paripurna XII rapat ke-1 masa sidang III, guna membahas anggaran perubahan tahun 2021, Rabu, 18 Agustus 2021.

Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy mengatakan, belum bisa memprediksi berapa anggaran untuk penanganan Covid-19, mengingat ketika menetapkan APBD 2021 belum dicantumkan insentif untuk vaksinator, sehingga pada perubahan ini baru diadakan.

“Dana penanganan Covid- 19 belum bisa diprediksi,“ katanya kepada awak media, usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Lotim.

Sukiman menambahkan, target vaksinasi untuk masyarakat Lombok Timur sendiri adalah 75 persen, sementara sampai bulan ini baru 12 persen yang menerima vaksinasi tahap kedua dan 4 persennya lagi sudah menerima vaksin kedua.

“Target vaksinasi kita adalah 75 persen, sementara baru 12 persen yang sudah divaksin,“ jelasnya.

Pada Perubahan anggaran kali ini, tak hanya difokuskan pada penanganan Covid-19, lanjut Sukiman, akan tetapi dialokasikan untuk pembangunan jalan guna mengakomodir aspirasi masyarakat.

“Sesuai tuntutan masyarakat, yang dulu jalan ditanami pisang akan dianggarkan pada perubahan ini,“ ujarnya.

Lebih lanjut Sukiman menjelaskan, PAD Lombok Timur tidak terlalu besar penurunannya, sehingga agar dapat menutup defisit tersebut Pemda akan melakukan pinjaman ke Bank NTB Syariah sebesar 90 M.

“Penurunan PAD tidak terlalu besar, untuk menutupi defisit tersebut akan dilakukan peminjaman,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *