Apel Gelar Operasi Gatarin 2019, Dandim 1628/SB Harapkan Sinergitas Turunkan Pelanggaran Lalin

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Gatarin di Lapangan Mapolres KSB, Selasa 22 Oktober 2019. / Foto :Dim1628/SB-Red.NTBPOS.com

SUMBAWA BARAT, NTBPOS.com – Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto. ST, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Gatarin tahun 2019 yang diselenggarakan di Lapangan Mapolres KSB, Selasa, 22 Oktober 2019.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Gatarin tersebut dipimpin Dandim 1628 Sumbawa Barat diikuti Wakapolres Sumbawa Barat, anggota Kepolisian jajaran Polres Sumbawa Barat, anggota Kodim 1628/SB dan Dinas Perhubungan.

Dandim 1628/ SB dalam wawancaranya menyampaikan apel gelar pasukan operasi Keselamatan Gatarin 2019 dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana operasi agar operasi ini berjalan aman dan lancar.

“Operasi Gatarin ini setiap tahun kita laksanakan untuk menciptakan kondisi kepada kehidupan yang normal, dalam berlalu lintas” ujar Eddy Sapaan akrab Dandim 1628/SB.

Kapolda NTB dalam amanat yang dibacakan Dandim 1628/SB menyampaikan beberapa penekanan kepada Peserta upacara Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan Ops Zebra tahun 2019 yang akan digelar mulai tanggal 23 Oktober s.d 05 November 2019.

Dijelaskannya, Data jumlah laka lantas pada pelaksanaan Ops Zebra tahun 2018 sejumlah 2.097 mengalami penurunan sejumlah 863 kasus dibandingkan pada periode 2017, Guna mengatasi permasalahan lalu lintas, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lantas dengan memperdayakan stakeholder agar dapat mengambil langkah komprehensif dan menyelesaikan permasalahan” tegas Dandim 1628/ SB.

Baca Juga

Dandim berharap kepada seluruh stakeholder mampu mempersiapkan langkah antisipasi taktis maupun teknis agar potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir sehingga tercipta kemseltibcarlanta, selain itu juga,  agar seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bersinergi  mencari akar permasalahan dan menemukan solusi yang tepat sehingga dapat merubah masyarakat menjadi sadar dan taat hukum berlalu lintas sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” terang Eddy Oswaronto.

Untuk itu, sasaran operasi keselamatan yang menjadi prioritas antara lain menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan safety belt, melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaran dibawah pengaruh alkohol/Miras/Narkoba, mengemudi kendaraan dibawah umur, melebihi batas kecepatan maksimal dan menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya.

Selain itu, Dandim 1628 Sumbawa Barat menekankan agar dalam pelaksanaan tugas, Pelihara dan jaga kesehatan, utamakan keselamatan dalam tugas, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, Atasan agar melakukan pengawasan secara berlapis dan berjenjang” tutup Dandim 1628 Sumbawa Barat.
(Dim1628SB)/NP-Red

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *