Bale Mediasi Lombok Timur Didominasi Sengketa Warisan

As’ad, Ketua Bale Mediasi Lombok Timur. / Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Keberadaan Balai Mediasi sejauh ini bisa mengatasi beberapa permasalahan yang ada di Lombok Timur, hal Ini terbukti, pada tahun 2020 sebanyak 60 kasus masuk ke Balai Mediasi Lombok Timur, 40 diantaranya berhasil didamaikan, permasalahan tersebut di dominasi masalah waris dan harta gono-gini.

“Awal 2021 saja sudah masuk sebelas kasus, yang dimediasi dan diupayakan untuk didamaikan, akan tetapi hanya 5 yang kami damaikan,“ Ujar As’ad, Ketua Bale Mediasi Lombok Timur.

Lebih lanjut As’ad menjelaskan, masyarakat memilih menyelesaikan permasalahan, melalui Balai Mediasi karena proses cepat dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya serta rasa kekeluargaan terbangun, dengan dipertemukannya oleh pihak Bale Mediasi.

“Memang kalau di pengadilan, masyarakat menemukan rasa keadilan, nilai kebenaran diberikan oleh hakim, tetapi di Bale Mediasi mereka yang bersangkutan menggali nilai-nilai kebenaran tersebut, sehingga tidak sedikit permasalahan selesai dengan Isak tangis,“ pungkasnya.

Ia menjelaskan, hadirnya Bale Mediasi dapat meminimalisir orang berperkara di pengadilan.

“Hal mendasar dari lahirnya Bale Mediasi sendiri adalah untuk mencegah orang membawa permasalahan ke pengadilan, serta menjaga kemungkinan terburuk dari segala permasalahan yang ada,“ tutupnya. np

Baca Juga

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *