Bantahan Boymin Terkait Dugaan Penggelapan Dana, Itu Semua Hoax Bermuatan Politis

Boymin, SE Anggota DPRD Kabupaten Bima dari Partai Gerindra di Ruang Kerjanya, Senin,11 November 2019

BIMA, NTBPOS.CO.ID – Terkait maraknya pemberitaan yang menyeret namanya dalam kasus penggelapan anggaran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Karoko Mas dan Yayasan Al-Madina, Boymin, SE akhirnya buka suara, membantah terkait dirinya yang diduga melakukan penggelapan anggaran tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Bima dari Partai Gerindra ini,di temui di Ruangannya , Boymin memberikan klarifikasi terkait namanya yang tersandung masalah hukum di Tipidter Polres Bima Kota.

Dalam sanggahannya, Boymin mengatakan bahwa semua unsur muatan dalam laporan tersebut itu tidak benar dan salah alamat. dirinya membantah atas semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya karna semuanya itu adalah kabar bohong.

“Apa yang dilaporkan itu, itu tidak benar dan salah alamat. Itu semua Hoax”, tegas Boymin di Ruang Komisi IV, Senin, 11 November 2019.

Politisi Gerindra ini tidak menampik kalau ada dana atau anggaran dari Negara yang masuk ke lembaga PKBM miliknya, tapi sesuai dengan jumlah Rp 108 M yang di laporkan itu tidak benar dan keliru dan ini sangat kental muatan politisnya.

“Anggaran PKBM tiap tahun ada, tapi yang nilainya sampai milyaran itu tidak benar dan keliru dan ini sangat kental dengan muatan politis”, tandasnya.

Kita tunggu proses hukum, dan sebagai warga Negara yang baik saya siap dipanggil dan kooperatif dengan kerja aparat kepolisian, tutupnya.[]Hrm

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *