Belajar Tatap Muka, Protokol Kesehatan Diterapkan Lebih Ketat

  • Whatsapp
As’ad, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur. / Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur masih mengizinkan seluruh Sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka, hal itu dilakukan karena angka penularan Covid-19 di Lombok Timur masih relatif landai.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, As’ad, saat dikonfirmasi ntbpos.co, mengatakan, sejak awal Februari semua sekolah di Lombok Timur, sudah melakukan pembelajaran tatap muka, akan tetapi, mekanisme pembelajaran sepenuhnya dilakukan oleh pihak sekolah.

“Semua Sekolah saat ini masih melakukan pembelajaran tatap muka, tetapi dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan setiap aturan pembelajaran diberikan hak penuh kepada pihak sekolah,“ ujarnya, Senin, 1 Maret 2021.

As’ad juga menjelaskan bahwa, untuk sekolah yang melanggar protokol kesehatan akan ditutup selama 6 hari, dan jika ada kasus positif di sekolah, maka akan ditutup selama 14 hari.

“Jika ada kami temukan sekolah yang melanggar protokol kesehatan, maka kami tutup, kemarin kami sudah menutup 5 sekolah, semoga menjadi pembelajaran bagi sekolah yang masih belum menerapkan protokol kesehatan,“ jelasnya.

Lebih jauh, dirinya menghimbau kepada para guru yang ada di sekolah, agar selalu menjaga peserta didik, supaya terhindar dari Covid-19 dan kepada orang tua agar senantiasa mengingatkan anaknya untuk selalu menggunakan masker.

Baca Juga

“Untuk para guru, agar senantiasa menjaga dan selalu mengingatkan anak-anak sekolah agar selalu menggunakan masker baik saat datang maupun pulang,“ tutupnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *