Biadab, Seorang Ayah di Lotim Hamili Anak Tirinya

Pelaku pemerkosaan, Jum 47 tahun. / Foto : Ded : NTBPOS.com

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Peristiwa menyakitkan menimpa NR (16). Bagaimana tidak, diusianya yang masih sangat muda, ia telah menjadi korban kebiadaban dari laki-laki yang seharusnya menggantikan peran ayah kandungnya untuk merawat dan mendidiknya.

Remaja yang masih berstatus sebagai pelajar ini, menjadi korban tindak kekerasan seksual yang dilakukan ayah tirinya sendiri, Jumak (47).

Jumak yang merupakan seorang petani ini, tega memperkosa anak tirinya hingga gadis belia tersebut hamil.

Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. I Made Yogi Purusa Utama membenarkan peristiwa tersebut.

Yogi menuturkan bahwa, peristiwa kekerasan seksual terhadap anak tersebut, terjadi di Kelurahan Ijo Balit, Kecamatan Labuhan Haji. Unit PPA Polres Lotim mendapat laporan terkait tindak kekerasan seksual terhadap anak pada hari Ahad, 8 September 2019 kemarin sekitar pukul 12.00 WITA.

Berdasarkan penuturan korban pada pihak Kepolisian, tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh Jum tersebut bermula sekitar pada bulan Mei lalu.

“Ahad, 8 September 2019 kemarin sekitar pukul 12.00 WITA, anggota Unit PPA menerima Laporan Polisi tentang dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap anak. Yaitu, Laporan Polisi No : LP/586/IX/YAN.2.5/2019/NTB/RESLOTIM,” tuturnya.

Sekitar pukul 23.00 WITA, NR yang sedang tertidur, terbangun dan mendapati Jumak tengah melepaskan (maaf) celana dalam yang dikenakannya. Jum kemudian memaksa anak tirinya tersebut untuk melayani nafsu bejatnya.

“Setidaknya, pada bulan Mei 2019, sekira pukul 23.00 WITA, saat korban tertidur di kamarnya, tiba-tiba korban terbangun pada saat terlapor sedang melepaskan celana dalamnya,” ungkap Yogi.

Selanjutnya terlapor memaksa melakukan persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap korban. Korban mengaku berselang 2 hari kemudian. Pelaku kembali melakukan perbuatan serupa terhadap korban,” terangnya lebih lanjut.

Yogi pun menuturkan korban mengaku, perbuatan bejat itu dilakukan Jum sebanyak kurang lebih 10 kali. Hingga akhirnya NR, mengandung anak dari ayah tirinya tersebut. Usia kandungannya pun diperkirakan telah berusia 3 bulan.

“Saat ini, korban mengaku dalam keadaan hamil 3 bulan,” tutupnya.

Atas perbuatannya, Jumak dijerat dengan Pasal 81 dan atau Pasal 82, UU RI Nomer 35, Tahun 2014. [] Ded

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *