BPBD NTB Gelar Simulasi Wanita Tangguh Bencana

Kegiatan Simulasi Mahasiswi di Kantor BPBD Mataram. / Foto: Dok/www.ntbpos.co

MATARAM – Sedikitnya 50 orang mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi terlibat dalam simulasi penanggulangan bencana yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Hj. Niken Saptarini Widyawati pada kegiatan simulasi tersebut didaulat sebagai Incident Commander (IC) mengatakan, dari begitu banyak penduduk perempuan yang ada di daerah, untuk mendapatkan pelatihan tentang penanggulangan bencana.

Dikatakan, sebagai daerah dengan potensi bencana yang bisa datang setiap saat, kaum perempuan harus dibekali dengan keterampilan dasar penyelamatan dan penanggulangan jika terjadi bencana.

“Dari populasi perempuan dengan jumlah 51% penduduk kita, layak dibekali kemampuan dalam menanggulangi bencana, Setidaknya kemampuan itu untuk keluarga dan orang terdekat jika terjadi bencana.” Katanya di kantor BPBD Provinsi NTB pada Kamis, 1 Maret 2021.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD, Zainal Abidin mengatakan, simulasi tersebut adalah sebagai ajang praktik pelatihan selama dua bulan.

“Acara simulasi ini tidak lain untuk melatih adek-adek Mahasiswi yang kesemuanya berasal dari UNDRAM, STIKES YARSI, UNIZAR, POLTEKES MATARAM dan ada juga beberapa komunitas mahasiswi yang bergerak dalam bencana alam” katanya

Pendidikan Wanita Tangguh Bencana ini sebagai upaya memperkuat mitigasi bencana dengan melibatkan masyarakat dan kelompok masyarakat seperti mahasiswa. Dengan pengetahuan dasar itu nantinya bisa membantu masyarakat sekitar jika tiba-tiba terjadi bencana atau harus menolong korban dan membantu petugas di lapangan,” Sambung Zainal.

Beberapa ambulan dari kabupaten dan kota ikut dilibatkan dalam simulasi tersebut. Acara tersebut terlihat keterampilan para peserta dalam menangani korban yang dilakukan. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *