Cegah Longsor, Komunitas Sembahulun Bagikan 25 Ribu Bibit Kopi

Pembagian Bibit Kopi, Hasil Kerjasama Komunitas Adat Sembahulun dengan PT. PLN UIP Nusra. / Foto: Deni Umar Dani/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Komunitas Adat Sembahulun di Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun membagikan 25 ribu bibit kopi untuk penghijauan dilahan miring karena Sembalun merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi bencana tanah longsor karena berada di kaki gunung Rinjani.

Penghijauan dengan bibit kopi arabika tersebut dilakukan sebagai pengganti pohon di kebun masyarakat yang berfungsi sebagai pengikat tanah, terutama di lahan perkebunan miring.

Adapun bibit tersebut adalah hasil dari kerja sama pembibitan dari Komunitas Adat Sembahulun dengan PT. PLN (Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara) UIP NUSRA.

Dalam kesempatan tersebut, ketua Komunitas Adat Sembahulun, H. Purnipa menyerahkan langsung bibit kopi kepada kelompok tani dan masyarakat yang memiliki lahan kebun untuk penanaman.

“Dalam hal ini kami bekerjasama dengan PT PLN Nusra untuk menggerakkan masyarakat, memberikan bibit kepada kelompok tani. Kami berharap supaya panen perdana bisa dilakukan tahun depan,“ katanya kepada NTBPOS.CO, Rabu, 14 April 2021.

Sementara itu, para petani menyambut antusias pembagian bibit tersebut. Salah satunya Masjun, petani dari kawasan Orong Bale Ijuk Desa Sembalun Bumbung.

Dirinya sangat berterimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan sumbangan bibit kopi untuk masyarakat Sembalun.

Selain Masjun, salah satu petani bernama Ardiman, juga mengungkapkan harapannya untuk penghijauan kedepan tidak hanya menggunakan bibit kopi melainkan bibit buah-buahan, supaya ketika musim kemarau masih dirawat oleh pemiliknya.

“Selain kopi, kita sangat membutuhkan pohon yang berbuah seperti alpukat, nangka, jambu kristal, jeruk, dan lainnya, biar bisa dirawat bukan hanya kayunya,“ ucapnya. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *