Dampak Kerusuhan di Wamena, Warga Bima Minta Segera Dilakukan Evakuasi

BIMA, NTBPOS.com – Ratusan warga Bima yang terdampak konflik di Wamena Papua, meminta kepada pemerintah Daerah Bima untuk segera melakukan evakuasi warganya yang ada di Wamena Papua, 28 September 2019.

Kerusuhan itu menyebabkan banyak orang kehilangan nyawa, tempat tinggal dan harta bendanya karna dibakar oleh warga asli papua. Akibatnya sekitar 158 warga bima di wamena kondisinya sangat memprihatinkan karna harus bertahan dan hidup di tenda-tenda pengungsian di Polres Jayawijaya.

Salah satu warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Husni, S.Pd mengaku akibat konflik yang terjadi di Wamena Kabupaten Jayawijaya, tidak hanya pihak yang bersangkutan yang dipersoalkan namun disamaratakan bagi semua pendatang.

“Kami juga dikaitkan dalam kerusuhan anarkis ini, selain pendatang yang diserang, rumah maupun rukok milik warga Bima dibakar. Beruntung saat itu warga Bima diselamatkan salah satu anggota Polri asli dari Bima”, jelasnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Muhammad Ichwan warga Kelurahan Sambinae Mpunda Kota Bima. Ia mengaku, di rantauan dia tinggal bersama istri dan anak begitupun dengan yang lainnya yang sejak senin lalu berada ditenda pengungsian.

Kondisi saat ini sudah banyak yang jatuh sakit, lebih-lebih pada anak dan balita. “Kondisi yang dialami ini sangat memprihatikan. Keamanan kami belum bisa dijamin, saat ini kami meminta untuk segera dilakukan evakuasi. Kami minta kepada pemerintah agar secepatnya untuk turun tangan,” harapnya.

Baca Juga

Pendatang yang dari Batam dan Jawa Timur sudah dilakukan evakuasi langsung oleh Pemerintah masing-masing. Tinggal pendatang dari Bima yang belum diperhatikan oleh pemerintah.” Kami sudah lakukan komunikasi dengan pemerintah di Bima dan Propinsi NTB, semoga ada perhatian dan kepedulian terhadap nasib warga Bima di Wamena Papua”.

Kami berharap pada Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima, agar cepat berkoordinasi dengan TNI dan Polri yang ada disini. Kami meminta diberikan fasilitasi tempat yang aman, yang lebih penting dibutuhkan kami adalah segera dilakukan proses evakuasi untuk keluar dari papua dan kembali ke Bima. [] NP-Hrm

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *