Dekat dengan Mata Air, Warga Desa Batuyang Kekurangan Air

  • Whatsapp
Munadi, Salah Satu Tokoh Masyarakat Desa Batuyang Kecamatan Pringgabaya./ Foto : Unrara Angan/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Meskipun berada dekat dengan sumber mata air, ternyata tidak menjamin salah satu Desa di Kecamatan Pringgabaya bisa menikmati dan memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat sekitar.

Seperti yang terjadi di Desa Batuyang, masyarakat masih merasakan kekurangan air meskipun Desa tersebut berbatasan dengan Desa Suela yang merupakan daerah mata air yang mengairi hampir seluruh daerah di Kabupaten Lombok Timur.

Hal itu dikeluhkan salah satu tokoh masyarakat setempat, Munadi. Saat ditemui NTBPOS menuturkan, sebagai daerah yang dekat dengan sumber mata air, seharusnya kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

“Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga mengandalkan air bendungan yang berasal dari air hujan. Air bendungan tersebut terisi jika musim hujan datang,“ tuturnya, Rabu, 21 Juli 2021.

Selain itu, lanjutnya, untuk kebutuhan air bersih warga, masih mengandalkan PDAM meskipun airnya tidak datang setiap hari. “Air PDAM hanya ada di malam hari saja, itupun dua hari sekali baru ada,“ katanya.

Munadi berharap, pemerintah daerah memperhatikan warga di Desa Batuyang, agar terpenuhi air yang menjadi kebutuhan pokok, terlebih lagi untuk kebutuhan pertanian seperti mengairi sawah.

Baca Juga

“Dalam setahun petani di Batuyang hanya bisa bercocok tanam dua kali yaitu menanam padi dan tembakau, setelah itu tidak ada lagi yang bisa ditanam karena sumber air untuk mengairi sawah sudah tidak ada,“ akunya.

Ia menambahkan, saat musim tanam tembakau, terkadang petani mengambil air ke tetangga menggunakan sepeda motor untuk menyiram tanaman. np

Reporter : Unrara Angan
Editor : Suandi Yusuf

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *