Dinas Dikbud Lotim Gelar Diklat Penguatan Kepala Sekolah

M. Tony Satriya Dugadana saat diminta oleh Kabid GTK Lombok Timur untuk memberikan support pada penguatan Kepala Sekolah Lombok Timur, yang digelar 14- 21 Oktober 2019, di Grand Legi hotel Mataram.

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan pelatihan Penguatan Kepala Sekolah (Kepsek) bekerjasama antara Dikbud, LPD Hamzanwadi dengan P4TK Malang.

Penyelenggaraan pelatihan Penguatan tersebut sudah terlaksana dan saat ini akan masuk pada tahap ke tiga. Karena jatah yang diberikan cukup besar yakni 780 kuota dibandingkan dengan Kabupaten lain.

Penguatan tersebut, untuk Guru-guru yang diangakat sebagai Kepala Sekolah dibawah Tujuh Belas April Tahun 2018.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Lotim melalui Kepala Bidang Ketenagaan, Widayat, M.Pd mengatakan, Kepala Sekolah diangkat setelah April 2018 tidak lagi melakukan penguatan, tetapi dibuatkan sebuah media persiapan Calon Kepala Sekolah (CKS) melalui proses seleksi.

” Nah, untuk teman-teman Kepala Sekolah yang belum diangkat, tidak usah khawatir karena dinas Dikbud Lotim telah merencanakan seleksi untuk pelatihan Kepala Sekolah yang bekerjasama dengan bidang terkait,” jelas Widayat, Kabid Ketenagaan Dinas Dikbud di Ruang kerjanya. Rabu, 16 Oktober 2019.

Lebih lanjut dikatakan Widayat, pada tahun 2020 mendatang, Kepala Sekolah tidak lagi diangkat seperti biasanya tetapi yang diangkat harus benar – benar bersertifikat dan telah memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).

Baca Juga

” Sebab jika Pemerintah Daerah mengangkat Kepala Sekolah tanpa NUKS maka, resikonya cukup berat karena tidak boleh menandatangani Ijazah, tidak dapat dana BOS serta tidak boleh menerima tunjangan kinerja maupun sertifikasi.” Lanjutnya.

Dengan demikian, imbuhnya, kepala sekolah yang tidak memenuhi standar dimaksud maka, sekolah tersebut bisa dipastikan ditutup akibat dari tidak memiliki NUK dan hal ini akan berlaku pada tahun 2020.

” Syukur Alhamdulillah, di Lombok Timur sekitar 580 Orang Guru yang punya NUK dan akan bertambah 680 pada bulan ini,” imbuh Widayat.

Untuk itu, ia memastikan pada Desember tahun 2019 sekitar 1.000 (Satu Ribu) Orang Guru yang sudah mempunyai NUK, sehingga tahun depan, Pemerintah Daerah mempunyai data cadangan guru-guru yang sudah memiliki NUK yang bisa diangkat sebagai Kepala Sekolah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *