Disnakertrans Lotim Kecewa Ulah LPK Bale Pelaut

Kegiatan Mediasi Ke II Disnakertrans, Masalah Penanganan 4 Orang CPMI. / Foto : Hirpan Maulan/www.ntbpos.com

LOMBOK TIMUR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur (Lotim), kembali mempertemukan PT Sukma Sejati cabang Bali dengan Advokasi Buruh Migran Indonesia (AD BMI) Lotim di ruang mediasi Disnakertrans, Kamis, 4 Maret 2021.

Disnakertrans melalui Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (PPKK) Lombok Timur, M. Hirsan, mengatakan, dirinya kecewa terhadap langkah yang dilakukan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bale Pelaut.

“Saya sangat kecewa sama LPK Bale pelaut ini, karena telah melanggar tugas dan fungsi dari LPK itu. Sementara untuk ke 4 CPMI kita resmi mengundurkan diri dan akan mendapatkan uang sejumlah 140 juta yang sudah diserahkan itu,“ katanya.

Mediasi tersebut dilakukan guna menindak lanjuti hasil mediasi tanggal 1 Maret, terkait kesalahfahaman antara kedua belah pihak yang masih belum menemukan titik terang.

Sedangkan ketua AD BMI, Fauzan mengatakan, ke 4 CPMI yang mengadu ke dirinya untuk membatalkan rencana kepergiannya dan menuntut semua uang yang sudah di serahkan sebesar 140 juta tersebut untuk di kembalikan.

“Selain meminta uangnya kembali, CPMI juga minta semua dokumen-dokumen yang diminta oleh LPK Bale pelaut, dan meminta jaminan sebagai pengikat sambil menunggu uang tersebut dikembalikan,“ ujarnya.

Baca Juga

Sementara itu, direktur PT SKS cabang Bali, Agung wijaya, menyatakan, pihaknya tidak mungkin mengambil langkah yang merugikan perusahaan dan CPMI yang sudah mendaftar dan pihaknya melakukan pertimbangan terhadap segala dampak yang akan terjadi.

“Kami sudah menerima permintaan pembatalan ke 4 CPMI asal Lotim tersebut. Kami menerima permintaan pembatalan yang sedang di proses perjalanannya itu,“ ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan mengembalikan segala bentuk administrasi yang diminta oleh CPMI tersebut, termasuk semua uang dan segala dokumen-dokumen CPMI yang kami terima melalui LPK bale pelaut,“ lanjutnya.

Sedangkan direktur LPK Bale pelaut, Arie, mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab penuh terhadap semua kerugian dari CPMI tersebut.

“Saya akan bertanggung jawab untuk mengembalikan semua uang yang 140 juta yang telah saya ambil dari CPMI, dan saya meminta waktu 1 minggu untuk melunasinya,“ tutupnya. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *