High Order Tingking Skill, 1560 Guru di Lotim Dilatih Mendesain Pembelajaran

Widayat, M.Pd Kabid. Ketenagaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan,Pemuda Olahraga Kabupaten Lombok Timur, Rabu, 16 Oktober 2019 di Ruang Kerjanya. / Foto: Muh. Nurjihadi

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com – Dalam rangka meningkatkan atau memperbaiki desain Guru dalam melaksanakan tugas mengajar di dalam kelas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Peningkatan Kapasitas Desain Guru High Order Tingking Skill.

” Sekitar 1560 Guru di Kabupaten Lombok Timur mengikuti kegiatan Peningkatan Kafasitas Desain Guru High Order Tingking Skill, sejak tanggal 6 Oktober hingga 3 November 2019,” jelas Kepala Bidang Ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Widayat, M. Pd kepada NTPOS.com diruang kerjanya, Rabu, 16 Oktober 2019

Dijelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan satu kali dalam seminggu yang sudah berlangsung di sebelas titik Pusat Belajar (PB) yang tersebar di Seluruh Kabupaten Lombok Timur.

Kabid Ketenagaan juga menjelaskan, dengan terlaksananya kegiatan ini dapat meningkatkan prestasi siswa untuk menjawab revolusi 4.0. Dan dalam kegiatan itu pola yang dilakukan berdurasi Lima Kali Pertemuan untuk dilatih Berfikir tingkat tinggi atau Higher Order Tingking Skill (HOTS).

Baca juga : Mengurai Kenaikan Pangkat, Dinas Dikbud Lotim Lakukan Pengembangan Profesionalisme Guru Melalui KTI

Baca Juga

” Durasi pembelajaran ini Lima kali pertemuan dengan pola In, On, In., Artinya mereka dikumpulkan dalam satu tempat, dipraktikan di Sekolah masing-masing dengan bimbingan Kepala Sekolah dan Pengawas. Sedangkan Narasumber dihadirkan dari Guru yang berprestasi di kabupaten lombok timur. Kegiatan ini sudah berlangsung dua kali dan akan berakhir pada tanggal 3 November 2019.” jelasnya.

Sementara ini, lanjutnya, mereka sedang melakukan On di Sekolah masing-masing. Selain itu, kegiatan ini bersumber dari Dana Hibah Pemerintah Pusat.

” Alhamdulilah, dalam hal ini Pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada kita untuk menyelenggarakannya dengan kuota lebih besar dibanding kabupaten lain yang terdiri dari sepuluh Mata Pelajaran, ini semua berkat Do’a Guru dan kerja keras kita dan teman-teman demi terwujudnya prestasi siswa menuju revolusi industri 4.0 .” Ujar Widayat.

Semoga ini terus berjalan lancar untuk mencapai target sebagaimana tujuan dari terselenggaranya kegiatan tersebut. [] NP-Adv.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *