Hujan Disertai Angin Kencang, 6 Rumah Rusak dan 3 Jembatan Amblas

  • Whatsapp
Kondisi Salah Satu Jembatan Yang Amblas di Desa Batujangkih Kecamatan Praya Barat Daya.[]np/Shalafuddin Rahman

LOMBOK TENGAH – Hujan lebat disertai angin kencang yang menerjang Dusun Tomang-omang Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), mengakibatkan enam rumah warga rusak. Bahkan, angin kencang tersebut juga mengakibatkan beberapa pohon tumbang.

Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang yang terjadi pukul 03.00 wita itu mengakibatkan pohon tumbang dan 5 rumah warga rusak di bagian atap dan satu rumah rusak berat karena tertimpa pohon tumbang.

“Sedikitnya ada 6 rumah warga yang rusak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 24 Februari 2021.

Dikatakannya, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun beberapa pohon tumbang menimpa kabel listrik yang mengakibatkan terputusnya aliran listrik ke permukiman warga.

“Saat ini, warga yang rumahnya rusak sudah mengamankan diri ke rumah tetangga,” terangnya.

Pihaknya juga sudah turun memberikan bantuan berupa paket sembako bagi warga. Saat ini warga sudah mulai melakukan aktivitas membersihkan rumahnya dibantu tetangga dan kerabat terdekat.

Baca Juga

“Untuk kerugian material masih dilakukan pendataan. Pemerintah desa setempat juga sudah datang untuk melakukan pengecekan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, selain rumah warga, hujan deras tersebut juga mengakibatkan amblasnya tiga jembatan yang terletak di Desa Batujangkih Kecamatan Praya Barat Daya.

Dimana ketiga jembatan tersebut menghubungkan Dusun Pemoles menuju Dusun Renseng, Dusun Semper menuju Dusun Gerintuk II serta jembatan penghubung antara Dusun Pemoles Desa Batujangkih menuju Desa Montong Sapah.

“Akibat amblasnya jembatan ini, sekitar 420 KK dari tiga dusun terisolir. Karena jembatan ini merupakan satu-satunya akses warga,” kata Kepala Desa (Kades) Batujangkih, H. Sentum saat dihubungi ntbpos via Whatsapp, Rabu, 24 Februari 2021.

Ia menambahkan, sejauh ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng sudah turun melakukan pengecekan. Pihaknya berharap, ketiga jembatan tersebut segera diperbaiki agar aktivitas warga bisa kembali normal.

“Dari BPBD sudah melakukan pengecekan. Kami dijanjikan 50 saks semen untuk perbaikan. Tapi belum terealisasi karena stok tidak ada. Semoga pemerintah daerah segera melakukan tindakan,” pungkasnya. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *