Identifikasi ODGJ, Disdukcapil Lotim Harapkan Peran Aktif Desa

  • Whatsapp
H. Satriadi. ST Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lombok Timur. / Foto: M Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.CO – Banyaknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Lombok Timur, yang belum memiliki kelengkapan dokumen seperti E-KTP, berimbas kepada tidak menerima layanan kesehatan dan bansos.

Terlebih lagi, sesuai surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri, terkait penuntutasan, perekaman dan pencetakan E-KTP bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lombok Timur, Sateriadi mengatakan, sangat memerlukan dukungan dari Desa, karena Desa lebih tahu kondisi masyarakatnya.

“Ada beberapa program yang sudah berjalan, tetapi untuk perekaman e-KTP untuk ODGJ kita memerlukan dukungan penuh dari Desa itu sendiri, ketika desa menghubungi kami, kita langsung turun,“ katanya, saat dikonfirmasi NTBPOS.CO, Senin, 5 April 2021.

Ia juga menyebutkan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Sosial terkait jumlah ODGJ untuk dilakukan perekaman e-KTP, agar bisa menerima bansos.

Lebih lanjut, Satriadi mengharapkan dukungan penuh dari Desa agar seluruh masyarakat dapat memiliki kelengkapan dokumen, agar bisa tersentuh oleh semua program.

Baca Juga

“Kalau mengharapkan masyarakat sendiri belum tentu mereka paham, untuk itu perlu dorongan dari desa. Sedangkan kami dari Dukcapil sudah berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan pelayanan,“ ujarnya. np

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *