Karena Dendam Pribadi, Pelaku Bakar Mobil Korban Di Penendem Keruak

Pelaku pembakaran mobil ditangkap Tim gabungan Polres Lombok Timur, Jumat 29 November 2019.

NTBPOS.CO.ID – Dua orang pelaku pengerusakan dengan membakar Satu Unit Kendaraan Roda 4 milik korban Muhamad Fauzi, (45) warga Dusun Penendem, Desa Senyiur, Kecamatan Keruak, Lombok Timur.

Gabungan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lombok Timur bersama Anggota Polsek Keruak dan Jerowaru telah menangkap Satu orang pelaku, Pada hari Jumat Tanggal 29 November 2019, Sekitar Pukul 09.00 Wita.

Identitas Pelaku, Rahmat Alias Ranum (27) warga DusunTrans Gubuk Baru, Desa Sekaroh Kec. Jerowaru, Kab. Lotim.

Sementara rekan pelaku lainnya yang merupakan selaku aktor utama masih dalam pengejaran Polisi.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, mengungkapkan, Pelaku telah ditangkap berdasarkan Laporan Polisi No : LP/65/XI/Yan.2.5/2019/NTB/Res.Lotim/Sek.Keruak tanggal 19 November 2019. Tentang Tindak Pidana Pengerusakan dan Atau Pembakaran terhadap Satu Unit Kendaraan Roda 4 (empat).

Pelaku yang berjumlah dua orang melakukan pembakaran terhadap 1 Unit Mobil Suzuki Carry milik korban yang terparkir di garasi rumah korban, pelaku mendatangi TKP menggunakan Sepeda motor dan membawa 1 jerigen Bensin Berisi 10 Liter kemudian dituangkan ke Mobil korban yang selanjutnya dibakar, setelah api membesar pelaku meninggalkan TKP.

Baca Juga

Pelaku melakukan aksinya tersebut di ajak dan dibayar oleh salah satu pelaku yang ikut malam itu dikarenakan rekan pelaku tersebut tersangkut dendam pribadi dengan korban.

” Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan di Dsn. Pengoros, Ds. Sekaroh, Kec. Jerowaru, Kab. Lotim, ” ungkapnya. Jumat, 29 November 2019.

Pelaku mengaku melakukan aksinya dibayar oleh rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Saat ini Pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polsek Keruak guna pengembangan dan Proses hukum lebih lanjut.[] NP- *

Video Detik-detik Penangkapan Pelaku :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *