Kemenkumham NTB Berangkatkan 2 Armada Untuk Bantu Warga Bima

Penyerahan Bantuan Secara Simbolis Untuk Korban Banjir Bima dari Kanwil Kemenkumham NTB./Foto: Halid Nawawi/www.ntbpos.co

MATARAM – Banjir bandang yang menerjang empat Kecamatan di Tana Maja Labo Dahu, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyita perhatian dan keprihatinan serta solidaritas berbagai pihak, tak terkecuali jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian, Kantor Wilayah Kemenkumham NTB memberangkatkan 2 unit mobil Kumham Peduli Kumham Berbagi, yang mengangkut bantuan sembako menuju Kabupaten Bima, Senin, 12 April 2021 siang.

Bantuan sembako untuk korban terdampak banjir bandang Bima itu diberangkatkan usai gelaran Coffee Morning bertajuk “Ngupi Juluq Bareng Semeton Media” dan merupakan bantuan tahap pertama yang dikumpulkan dari seluruh karyawan, lingkup Kanwil Kemenkumham dan satuan kerja (satker) jajaran se-NTB.

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB, Haris Sukamto mengungkapkan, bencana yang menimpa Bima merupakan duka seluruh masyarakat NTB, tak terkecuali jajaran Kanwil Kemenkumham NTB.

“Dari sini kita memberangkatkan hasil dari seluruh satker di Pulau Lombok, satu mobil box dan mobil Trans Pemasyarakatan. Donasi dari satker di Dompu saja 75 juta rupiah dan Bima hampir 100 juta rupiah,” jelasnya.

Dikatakan, selain dua unit mobil yang mengangkut sembako dari Mataram, bantuan dari Satker Kemenkumham di Pulau Sumbawa juga telah dipersiapkan. Dimana bantuan dari jajaran Kanwil Kemenkumham NTB akan bersama-sama menuju Bima.

Baca Juga

“Kita memang bagi dua dan nanti ketemu di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Sumbawa. Jadi teman-teman dari Pulau Sumbawa menunggu di Lapas Sumbawa, nanti dari sana kita berangkat bersama,” katanya.

Kakanwil Kemenkumham NTB yang akrab dengan sapaan Haris itu menyampaikan, Kumham Peduli Kumham Berbagi juga akan menyalurkan bantuan khusus dari Menkumham RI sebesar Rp 200 juta.

“Hari ini, bantuan dari Pak Menteri akan diserahkan kepada Kanwil Kemenkumham NTB,” ucapnya.

Haris mengatakan, uang sebesar Rp 200 juta dari Menkumham RI akan dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan korban terdampak banjir bandang Bima.

“Jadi kami untuk sementara tidak berani belanjakan sembari menunggu jenis kebutuhan warga terdampak banjir Bima. Hasil dari sana yang sangat dibutuhkan saat ini adalah sembako,” tandasnya. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *