Ketika Gumi Selaparang di Bawah Kendali Plutokrat

Ilustrasi Keserakahan . [] np/gil
Lombok Timur adalah salah satu barometer pembangunan terpenting di Provinsi Nusa Tenggara Barat, bahkan bisa dikatakan mundurnya Lombok Timur adalah mundurnya NTB Karena 55% masyarakat NTB ada di Lombok Timur. Tetapi makin kesini kabupaten yang memiliki semboyan PATUH KARYA itu mulai tergerus nilai dan potensi yang terkandung didalamnya, ini ulah siapa? Petani gak mungkin, pedagang gak mungkin, nelayan Apalagi. Lalu siapa? yang jelas pelakunya adalah masyarakat Lotim yang bertopeng Plutokrat.

Siapakah Plutokrat itu??

Mari kita sama-sama cari siapa Plutokrat ini, O ya kalian tau tidak Plutokrat itu apa? Tau dong!! Pejabat, pejabat kan tau semua hal, mari sama-sama kita merenungi kondisi Lombok Timur saat ini.

Dimulai dari ditemukannya pabrik narkoba di Pringgasela, kasus ini betul-betul menyita perhatian masyarakat mengingat Lombok Timur adalah rumahnya para Tuan Guru, Barang haram yang satu ini berhasil menarik perhatian para Tuan Guru mengingat dalam praktik gelapnya pelaku menggunakan istilah ustadz, kemana nilai-nilai sosial yang selama ini digaungkan dan programkan oleh pemerintah? Disini ada peran Plutokrat, jelas karena ini adalah penghasilan uang paling gampang setelah Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).

Belum selesai masalah Narkoba, Gumi Selaparang kembali dihadapkan dengan problematika, yang pasti ini bukan Narkoba melaikan dirampasnya hak masyarakat miskin melalui bantuan sosial, baik Itu BPNT, PKH dan bantuan-bantuan lainya! Pada Fase ini para pelaku birokrasi menjadikan Bansos sebagai panggung kepentingan, jatah demi jatah mengalir deras ke kantong mereka lewat tangisan inak Mun di ujung selatan sana, ironisnya para Plutokrat ini dengan tegas mengatakan angka kemiskinan turun, indikator yang membuat turu salah satunya adalah bansos! Bukakah itu sebuah prestasi, jelas prestasi, yang bikin heran kenapa angka kemiskinan turun disaat dunia sedang dilanda resesi! Luar biasa atau Lucu sih? Itu terserah penilaian kalian.

Mirisnya lagi perbuatan nyeleweng dengan pulgar dipertontonkan di depan publik dari isi chat sampai kode-kode rahasia!! Lombok Timur sekarang tidak ramah lagi terhadap masyarakat karena kami, inaq Mun hanyalah partikel terkecil dalam tatanan masyarakat kalupun tidak ada kami Lombok Timur tidak apa-apa kok.

Baca Juga

Sudah tau kan siap si Plutokrat itu, sudahlah gak penting ngapin mikirin mereka mereka aja gak mikirin kita!! Tapi satu hal yang musti kalian ingat para Plutokrat PESTA PASTI BERAKHIR! .

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *