Menteri Ketenagakerjaan Kunjungi BLK Komunitas Darul Qur’an

  • Whatsapp
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Hj. Ida Fauziyah, Saat Meninjau Kesiapan Gedung BLK Komunitas Yayasan Pondok Pesantren Darul Qur’an. / Foto : Suandi Yusuf

LOMBOK TIMUR – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Hj. Ida Fauziyah, melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau kesiapan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Yayasan Pondok Pesantren Darul Qur’an, Kejuruan Teknik Informatika di Jelok Buso, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Sabtu, 20 Februari 2021.

Dalam kunjungannya, Menteri beserta rombongan didampingi Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy, melihat kondisi beserta fasilitas pendukung yang ada, untuk menunjang proses pembelajaran.

BLK Komunitas merupakan terobosan Presiden RI, Joko Widodo yang telah dimulai dari tahun 2017 yang bertujuan untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter di lembaga pendidikan keagamaan dengan tambahan keterampilan atau hard skill.

“Kami cukup mengapresiasi keberadaan Ponpes yang sudah membantu pemerintah dibidang pendidikan, semoga dengan keberadaan BLK ini bisa memicu minat belajar masyarakat sekitar,“ ujar Ida Fauziyah, saat meninjau Gedung BLK.

Selain itu, dirinya mengungkapkan, adanya BLK Komunitas sebagai upaya pemerintah meningkatkan sebaran lembaga pelatihan kerja, serta mendekatkan akses pelatihan kepada masyarakat atau komunitas.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Darul Qur’an, TGH. Hamdani Yamin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Menteri atas kunjungannya, meskipun cukup mendadak tapi dirinya mengaku sangat bersyukur.

Baca Juga

“Kami sangat bersyukur bisa dikunjungi Menteri, meskipun keberadaan kami di pelosok. Kedatangan Ibu Menteri dalam rangka silaturrahim sekaligus meninjau BLK komunitas yang ada di Lombok Timur,“ katanya.

Untuk gedung BLK Komunitas Yayasan Pondok Pesantren Darul Qur’an sendiri, lanjutnya, meskipun belum diresmikan namun sudah bisa dioprasionalkan karena izinnya sudah keluar.

“Disini kita punya program dan ada yang mandiri, karena tuntutan dari pemerintah, kita bukan hanya menerima program tapi harus bisa mencari tahu (mengeksplore) kebutuhan masyarakat luas untuk bisa kita berikan pelatihan secara mandiri,“ ungkapnya.

Hamdani juga menjelaskan, selain Teknik Informatika, ada juga pelatihan bahasa inggris dan bahasa arab dengan menyiapkan tenaga pengajar yang memiliki kualifikasi di bidangnya.

Setelah selesai melakukan kunjungan, Menteri Ketenagakerjaan beserta rombongan juga menyempatkan diri berkunjung ke Pantai Pink, untuk menikmati keindahan pantai yang ada di ujung selatan Lombok Timur. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *