Nas Kalate Jr : Slogan Perubahan Kota Bima Hanya Pepesan Kosong

Nas Kalate Jr.

NTBPOS.CO.ID – Berbagai rentetan problem dan dinamika yg terjadi di internal Pemerintah Kota Bima saat ini, adalah wajah lain dari kebobrokan, ketidak becusan dan ketidak seriusan Pemkot dan Walikota mengurus daerah sebagaimana mestinya.

Soal jual beli jabatan yang dilakukan Loyalis atau TIM sukses, itu menampar wajah Pemerintah Kota Bima itu sendiri, lebih-lebih Walikota dan keluarganya. Dan kuat dugaan ada indikasi keterlibatan pihak lain selain hanif yang berstatus DPO saat ini.

Dan menjadi trending topik atau buah bibir publik saat ini adalah soal krisis air bersih yang tidak manpu diterjemahkan oleh Pemkot saat ini.

Belum lagi soal beredarnya puluhan pegawai Honorer di tiap-tiap OPD yang tidak jelas cara perekrutannya.

Soal itu, diduga kuat ada permainan orang dalam dan melakukan penarikan uang puluhan juta dengan jaminan agar bisa bekerja sebagai honorer.

Indikator lainnya adalah banyak program yang gagal direalisasikan Tahun 2019 ini, belum lagi persoalan lain dan sebagainya.

Baca Juga

“ini menunjukkan ketidak seriusan Pemerintah untuk membawa perubahan seperti yang diiming-imingkan Lutfer selama ini” ujar Nas Kalate, Kamis, 21 November 2019.

Demo Pol PP dan Petugas Damkar dengan tuntutan tidak digaji selama enam bulan adalah wajah buram kepemimpinan Lutfer dan itu sungguh memalukan dan memilukan.

Belum lagi dengan soal infrastruktur, yang syarat dengan persoalan saat ini. Salah satunya soal pembangunan taman kodo diatas tanah warga.

“Perubahan Manakah Yang Dimaksudkan Oleh Lutfer?” Tanya Nas

Jangan mimpi ingin mengimplemantasikan konsep “Smart City” jika model kepemimpinannya diwarnai dengan segala macam persoalan yang tidak kunjung untuk diselesaikan.

Secara pribadi, Saya sangat merasa prihatin meliahat segala problema yang terjadi di Kota Bima saat ini. Baik diinternal Pemerintah maupun dari sosial kemasyarakatan.

Soal kriminalisasi yang di lakukan Walikota Bima, adalah wujud nyata bahwa Walikota adalah pemimpin otoriter yang anti pada kritikan

Konsekuensi jadi pemimpin adalah siap dikritik, dan Jangan berharap untuk dipuji. Biarkan rakyat Kota yang menilai atas apa yang kau beri. INGAT! Jalan pemimpin bukan jalan yang mudah, tapi Memimpin, adalah jalan menderita.[]Hrm

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *