Operasi Yustisi, Ratusan Botol Miras Diamanakan Petugas

Petugas Gabungan Saat Mengamankan Miras di Salah Satu Warung Dikawasan Pantai Ekas. / Foto: Unrara Angan/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Timur bersama TNI dan Polri melakukan operasi yustisi di Kecamatan Keruak dan Jerowaru, Sabtu, 27 Maret 2021.

Sejumlah pemuda yang sedang berkumpul menjadi sasaran razia, hasilnya ditemukan 1 kardus miras jenis tuak di Pantai Lungkak. Sementara di Pantai Ekas Kecamatan Jerowaru, petugas mengamankan 101 botol miras.

Hasil pantauan NTBPOS.CO di lapangan, aparat gabungan menyasar tempat yang diketahui sering digunakan untuk menenggak minuman haram.

Kepala Bidang Perundang-undangan Satpol PP Lotim, Sunrianto mengatakan, sejumlah tempat yang dicurigai dan berdekatan dengan pantai didatangi.

“Beberapa tempat itu memang banyak berkumpul pemuda, tetapi tidak kami temukan miras, mungkin mereka sedang menunggu temannya yang sedang pesan miras,“ katanya.

Setelah itu, lanjutnya, tim bergerak ke pinggir pantai di Desa Lungkak, Kecamatan Keruak dan menemukan sejumlah pemuda sedang menenggak miras jenis tuak.

Baca Juga

“Kita berhasil menemukan 1 kardus miras jenis tuak yang disembunyikan di semak-semak meskipun mereka mencoba mengelabui,“ ungkapnya.

Sunrianto selanjutnya memberikan nasihat dan peringatan kepada para pemuda karena miras adalah sumber dan pemicu keributan di tengah masyarakat.

“Selain di Lungkak, kami juga mengamankan 101 botol miras di warung kopi dikawasan Pantai Ekas Kecamatan Jerowaru,“ jelasnya.

Dirinya menyebut, ada 2 warung kopi terjaring operasi yustisi karena ditemukan 90 botol miras jenis brem isi 0,5 liter dan 11 botol tuak isi 1,5 liter dan semua barang bukti sudah diamankan.

Sementara itu, Kabid Trantibum Sat Pol PP Lotim, L. Abdullah Purwadi, selaku Penyidik PPNS, melakukan pendataan identitas pemilik sejumlah warung kopi dan karyawannya yang melakukan penjualan miras.

“Kita hanya melakukan pendataan untuk meminta keterangan serta memberikan mereka pemahaman bahwa pemerintah daerah melarang penjualan miras,“ tandasnya.

Dirinya juga sangat berharap para pemilik warung tidak mengulangi lagi perbuatannya untuk menjual miras. np

Berikut Videonya : 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *