Patjar Lentera Muda Inisiasi Taman Baca dan PAUD di Desa Ekas Buana

  • Whatsapp
Acara Launching Taman Baca dan PAUD di Lendang Terak, Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Kamis 31 Desember 2021 . [] Handrian Haspari/np

LOMBOK TIMUR – Organisasi Patjar Lentera Muda Lombok Timur menginisiasi pendirian taman baca dan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Lendang Terak Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.

Bersama pemerintah Desa setempat, Patjar Lentera Muda Lombok Timur melaunching taman baca dan PAUD trrsebut pada Kamis, 31 Desember 2020.

Diketahui, bahwa dusun Lendang Terak merupakan salah satu perkampungan atau tempat yang jauh dari kata cukup untuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) karena keterbatasan akses, terutama jalannya yang cukup parah.

Selain infrastruktur jalan, sarana dan prasarana lainnya juga masih sangat minim, bahkan tidak ada sinyal sama sekali untuk mengakses internat.

Karena itu, Founder Organisasi Patjar Lentera Muda, Arfi Hidayat mengatakan, melihat beberapa keterbatasan yang ada di wilayah tersebut menjadi motivasi dalam melakukan kegiatan pemberdayaan intervensi pendidikan.

“Allhmdulilah, kami dari Patjar Lentera Muda dan bantuan dari masyarakat Lendang Terak, telah membangun taman baca masyarakat dan PAUD. Momentum ini kita jadikan sebagai persiapan mempromosikan adik-adik dalam mengimbangi tantangan pariwisata, ekonomi dan globalisasi kedepan melalui pendidikan,“ ujarnya, Jum’at 1 Januari 2021.

Baca Juga

Lebih jauh dikatakan Arif, sebelum ada pusat pendidikan seperti ini, dirinya cukup prihatin melihat anak usia Sekolah Dasar harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer untuk menerima pelajaran.

“Sejak 5 Bulan lalu, kita sudah melakukan pengabdian disana yang kami awali dengan program Eksplor Edukasi Pedalaman, sehinga mengacu kepada hasil kegiatan tersebut kami menindaklanjutinya dengan membangun taman baca dan PAUD” katanya.

Kepala Desa Ekas Buana, Ahmad Nursandi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada organisasi Patjar Lentera Muda atas semangat dan motivasinya dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.

“Saya terharu, harus berbicara seperti apa lagi melihat semangat anak-anak kita disini dengan segala bentuk keterbatasan yang kita miliki. Akan tetapi keterbatasan itu kadangkala membawa kemandirian yang harus kita syukuri,“ ungkapnya.

Desa Ekas Buana yang merupakan pemekaran dari Desa Pemongkong memang harus berjuang lebih keras untuk menuju desa berkembang. Saat ini, kata Ahmad Nursandi, kondisi perekonomian warga desanya rata-rata bergantung pada hasil laut dan pertanian jagung.

“Ini sejarah, Alhamdulillah di Desa Ekas Buana sekarang punya taman baca dan tambahan PAUD. Sebelumnya hanya ada satu PAUD, ini adalah kado akhir tahun yang cukup membanggakan dan semoga istiqomah kedepannya,” ungkap Ahmad Nursandi. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment