Pelabuhan Perikanan Awang Lombok Tengah Bakal Dikuasai Investor Cina

Lalu Kamrin, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lombok Tengah. / Foto : Akbar Paratama

NTBPOS.CO.ID – Pelabuhan Awang Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, ( NTB ) bakal dikuasai investor dari Cina, meski demikan, tidak seluruh sumberdaya yang ada di Pelabuhan perikanan itu akan dikuasai.

Kepada media belum lama ini, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Kamrin mengatakan beberapa pekerjaan yang perlu dikelola investor diantaranya coolstorage, Pengolahan Es dan juga bengkel kapal.

“Kerena ini biayanya besar dan hanya investor yang mampu, sementara pemerintah tak cukup dana,” ungkapnya, Sabtu, 9 November 2019.

Pelabuhan perikanan atau PPN Awang sendiri nantinya akan menopang sektor pariwisata di daerah Tata Tuhu Trasna ini. Bahkan kapal-kapal nelayan skala besar sudah mulai bersandar dan melakukan bongkar muat.

“Tidak hanya diatas 30 GT kapal yang sudah bersandar namun kapal kapal dibawah 30 GT sudah banyak lakukan bongkar muat di PPN Awang,” ungkapnya.

Sedangkan kapal nelayan dibawah 30 GT, hanya mampu memproduksi 10 ribu ton perharinya. Sementara jika rata rata rata kapal diatas 30 GT maka akan menghasilkan 100 ton per hari oleh karena itu memerlukan saran dan prasarana yang memadai.

Baca Juga

“Percuma saja kita menghasilkan 100 ton perhari jika fasilitas seperti coolstorage, ruang pendingin dan lain sebagainya belum ada, sebab sebelum didistribusikan ikan harus dimasukkan le collstirage ataupun ke ruang pendingin kalau tidak akan busuk, jika fasilitas sudah lengkap maka nelayan besar akan bersandar di Awang” ujarnya lagi.

Kata Dia,hingga saat ini belum ada konstribusi PPN Awang ke daerah, karena belum ada pengelolaan oleh pihak ketiga.

“Sekarang belum ada kalau sudah dikelola investor maka kita bisa menarik retribusi daerah,” kata Lalu Kamrin . [] NP- Akp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *