Pemda Loteng Targetkan PAD Rp 3 Miliar Dari Pasar Renteng

  • Whatsapp
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengan, Widya Astuti./ Foto : M. Hardi Putrawan/www.ntbpos.co

LOMBOK TENGAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak Rp 3 miliar dari Pasar semi Modern Renteng yang belum lama ini selesai dilakukan renovasi.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Loteng, Widya Astuti ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin, 21 Juni 2021. Dikatakannya, PAD sejumlah 3 miliar itu bersumber dari pengelolaan pasar termasuk penarikan retribusi dan sewa kios-kios yang ada di Pasar Renteng selama satu tahun.

“Itu tidak termasuk pengelolaan lahan parkirnya ya, dari parkir juga tinggi, tapi itu dikelola oleh Dinas Perhubungan. Kami hanya bagian perdagangannya saja,“ terang widya.

Dijelaskannya, pengimplementasian penarikan retribusi dan sewa kios tersebut belum bisa dilakukan dikarenakan masih fokus pada penertiban pedagang. Satu sampai dua minggu ke depan jika penertiban sudah selesai baru penarikan bisa dilakukan.

Mengenai optimis dan tidaknya target PAD Rp 3 miliar itu bisa dicapai, menurutnya angka Rp 3 miliar itu bisa tembus jika 100 persen pedagang menyetor, namun biasanya dalam setahun itu cukup ditargetkan 70 sampai dengan 80 persen.

“Terget PAD ini yang ngatur retribusinya itu sebenarnya dari Bapenda, disana ada Perda dan Perbup yang mengatur, kami hanya mengambil, mengelola dan menyetor ke Kas Daerah,“ tutupnya. np

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *