Pemekaran Desa dan Dusun Harus Lulus Verifikasi

Kabid PMD Lukmanul hakim, [Suandi Y.LK]
NTBPOS.CO.ID – Pemekaran Desa di Kabupaten Lombok Timur akan mulai dibuka Tahun 2020 mendatang, setelah memenuhi persyaratan berdasarkan UU Pemerdagri No. 1 tahun 2017, tentang Penataan Desa.

Persyaratan tersebut harus melalui pengkajian dan dinilai oleh Tim Verifikasi Kabupaten yang telah dibentuk oleh Bupati.

Sementara itu, Kabid PMD Lombok Timur, Lukman Nul Hakim mengatakan, saat ini ada 239 Desa di Lombok Timur, idealnya bisa mekar menjadi 300 Desa, tapi itu bisa saja kurang atau lebih yang penting sudah di buka selebar-lebarnya.

“Saat ini baru 26 proposal pengusulan pemekaran Desa yang sudah masuk ke Dinas PMD melalui Bupati Lombok Timur tapi belum bisa kami proses, karena tahun 2019 ini kita fokus untuk pemekaran Dusun. Karena berdasarkan time scedule dan penganggaran, pemekaran Desa kita buka kerannya Tahun 2020”. Ujar Lukman di ruang kerjanya, Senin 2 Desember 2019.

Terkait dengan pemekaran Dusun, kata Lukman, jumlah Dusun yang sudah keluar SK Bupati tentang persetujuan pembentukan dusun, sudah berjumlah 329 calon Dusun, dan masih banyak yang harus di verifikasi usulan-usulan yang baru masuk.

Dengan dibukanya kembali pemekaran Desa, maka jumlah Desa akan ditingkatkan untuk lebih mempermudah pelayanan kepada masyarakat, karena pemekaran Desa merupakan bagian dari perwujudan Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur saat kampanye Pilkada 2018 lalu.

Baca Juga

Tujuan pemerintah melakukan pemekaran Desa dan Dusun yaitu, untuk lebih mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Untuk menjadi Dusun Definitif, persyaratannya harus ada SK Bupati, kemudian Desa menindak lanjuti untuk menyusun rancangan peraturan Desa tentang pembentukan Dusun, jika perdesnya sudah di undangkan, barulah dikatakan Dusun definitif”. Imbuhnya. [] NP-*

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *