Peringati Hari Buruh, APBH Tuntut Perlindungan Terhadap Buruh

Puluhan Massa Aksi Waktu Orasi di Depan Kantor Bupati Lotim./ Foto : M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2021, di sejumlah daerah di Indonesia diwarnai aksi Demonstrasi, hal serupa dilakukan oleh Aliansi Peduli Hak Buruh (APHB) ketika melakukan demonstrasi di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Senin, 3 Mei 2021.

Koordinator Lapangan (Korlap) 3, Eko Rahardi yang sekaligus ketua Advokat muda mengatakan, hari buruh itu bukanlah sebuah perayaan melainkan sebuah perlawanan kaum buruh.

“Sejujurnya aksi ini adalah bentuk perlawanan terhadap orang yang melakukan penindasan terhadap kaum buruh,“ tegasnya.

Eko juga menyebutkan tuntutan mereka agar pemerintah segera mengatensi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atas nama Yuli Handayani, agar segera dipulangkan, karena sudah 2 bulan dilaporkan tetapi belum ada respon.

“Kami minta Pemda segera mengatensi, kepulangan warga kita yang dianiaya diluar negeri karena ini adalah fakta yang terjadi,“ pungkasnya.

Lebih lanjut Eko meminta kepada masyarakat agar mengeluarkan iuran sebesar 100 ribu, agar saudara Yuli Handayani bisa dipulangkan, sebagai bentuk empati terhadap masyarakat.

Baca Juga

“Kalau memang pemerintah daerah abai terhadap persoalan ini, mari kita sama-sama mengeluarkan iuran agar saudara kita bisa dipulangkan,“ jelasnya.

Pada demonstrasi tersebut, Eko juga menyinggung sikap pemerintah terhadap Oknum Pol PP dan meminta agar oknum Pol PP yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis segera dicopot tanpa ada toleransi.

“Jangan mentang-mentang dia keluarga Bupati, Bupati tidak mau bertindak, harus tegas karena kita semua sama dimata hukum,“ tutupnya. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *