Proyek Irigasi Tambak Empang Sumbawa Diduga Penuh Kejanggalan

Pekerjaan Irigasi Tambak Desa Gapit Kec. Empang Sumbawa’ Proyek BWS yang dinilai tidak sesuai Speck dan tak dipasangi Papan Visual. / Foto : Ach. Sahib

SUMBAWA, NTBPOS.com – Lembaga Pusat Pengembangan Daerah) Sumbawa meminta pertanggung jawaban BWS atas pengerjaan proyek Saluran Tambak yang berlokasi di Empang Desa Gapit.

Proyek milik BWS yang dikerjakan di kawasan hutan lindung tersebut dinilai banyak kejanggalan karena tidak memasang plang visual dan melanggar sejumlah aturan dan ketentuan yang berlaku.

Hal tersebut dikatakan Suryanto, SH dari LPPD (Lembaga Pusat Pengembangan Daerah) Sumbawa saat ditemui wartawan di Mataram, Rabu, 23 Oktober 2019.

” Kami meminta pertanggung jawaban BWS, Pasalnya pekerjaan tersebut dinilai  tidak memenuhi syarat alias melanggar aturan yang berlaku diantaranya tidak memasang papan visual”, ujarnya.

Selain itu menurutnya, dalam pelaksanaan pekerjaan kontraktor yang hingga hari ini belum diketahui identitasnya, mengambil bahan material dilokasi tanpa mengantongi izin dari pihak terkait dan terindikasi penuh syarat permainan.

Ia sangat menyayangkan sikap BWS yang dinilai telah merugikan kawasan hijau dan pekerjaan ini terindikasi telah melabrak aturan yang berlaku.

Baca Juga

Pekerjaanpun terlihat asal-asalan kata Anto yang kini berada di Mataram sedang menyiapkan diri untuk mendatangi BWS dalam waktu dekat. [] NP-Shb

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *