Sembunyikan BB Dalam Usus, 4 Sindikat Narkoba Antar Provinsi Dibekuk

  • Whatsapp
Foto : Istimewa/www.ntbpos.co

MATARAM – Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB)  menangkap dua pria yang diduga jaringan Narkoba antar Provinsi berinisial MYM (24) dan MZA (16), keduanya merupakan warga Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Kedua terduga ditangkap di pelabuhan penyebrangan Lembar saat keluar dari kapal Ferry penyebrangan dari Padangbae menuju Lembar, Jumat, 21 Mei 2021 sekitar pukul 03.00 WITA.

Dir Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, saat konferensi pers, Senin, 24 Mei 2021 mengatakan, kedua pelaku sudah diamankan bersama barang bukti 5 bungkus besar yang berisikan Narkotika jenis Sabu dengan berat 520 gram.

Selanjutnya, satu lembar tiket pesawat Lion Air dari Pekanbaru tujuan Jakarta atas nama MYM, satu lembar tiket pesawat Batik Air dari Jakarta tujuan Denpasar Bali atas nama MZA, satu lembar Boarding Pass Padangbai-Lembar atas nama MY.

Selain itu, ditemukan satu lembar bukti pembayaran tiket ASDP pelabuhan Padangbae, uang tunai sebesar Rp. 1.900.000, 1 unit Handphone Nokia warna biru beserta kartu Sim Cardnya, 1 unit Handphone Oppo warna biru beserta kartu Sim Cardnya.

“Sedangkan dari hasil pengembangan terhadap kedua tersangka petugas berhasil mengamankan dua tersangka lainnya yang merupakan satu sindikat dengannya yang juga berasal dari Lotim berinisial HA (33) dan HJ (41),“ ungkapnya.

Baca Juga

Lebih lanjut, modus yang dilakukan oleh para terduga membawa narkoba menggunakan jalur darat bukanlah modus baru, cuma karena ada pembatasan penerbangan seperti saat ini maka mereka berinisiatif menggunakan jalur darat.

“Tetapi lewat jalur mana saja, ketika kemudian masyarakat memberikan informasi sekecil apapun maka kita akan telusuri, seperti hari ini kita berhasil menangkap dua terduga jaringan antar provinsi di Pelabuhan Lembar,“ katanya.

Lanjutnya, penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada dua pria yang akan membawa Narkoba yang menyebrang menggunakan kapal penyebrangan Padangnae – Lembar.

Mendapat informasi tersebut, Ka Tim 1 Ops Ditresnarkoba Polda NTB Iptu Hendry Christianto, menindaklanjuti informasi tersebut dan berangkat menuju Lembar pada Kamis pukul 23.00 Wita.

Setelah menunggu hingga pukul 03.00 Wita, tim Opsnal berhasil mengamankan dua terduga saat keluar dari kapal Ferry tersebut.

“Kedua pelaku kami bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis yaitu Rontgen untuk mengetahui ada atau tidaknya narkoba di dalam tubuh pelaku,“ tuturnya.

Setelah barang bukti didapat, lanjutnya, keduanya langsung dibawa ke Dit Resnarkoba Polda NTB untuk disidik lebih lanjut.

Para terduga pelaku disangkakan dengan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5  tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga.

Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *