Sengketa Aset Daerah Dimenangkan Pemkab Lobar

  • Whatsapp
Ahmad Nuralam, SH., Kepala Bagian Hukum, Setda Lombok Barat. / Foto : Muhamad Rasyid/np

LOMBOK BARAT – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali menorehkan kemenangan dalam sengketa aset daerah. Setelah sebelumnya memenangi kasus yang sama.

Penggugat atas nama Dr. Umar Said, meminta ganti rugi sebesar 1,8 miliar karena merasa tidak diberikan hak oleh Pemkab Lombok Barat terhadap tanah kaplingan di daerah Taman Baru Mataram dan tanah Kaplingan di daerah Jempong Mataram.

Hasilnya, sengketa aset yang disidangkan di Pengadilan Negeri Mataram ini telah dimenangkan oleh Pemkab Lombok Barat berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Mataram, Senin, 8 Februari 2021.

Kepala Bagian Hukum Setda Lombok Barat, Ahmad Nuralam, menjelaskan bahwa, dalam putusannya yang dibacakan beberapa waktu lalu, hakim menyatakan gugatan tersebut dinyatakan ditolak, karena penggugat tidak memiliki bukti yang cukup.

“Pemkab Lombok Barat digugat terkait dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah Tk II Lombok Barat No 1169 tahun 1993 tanggal 12 Oktober 1993 tentang penyerahan penggunaan tanah hak pakai yang dikuasai Pemda tahap 1 pada PNS anggota KPN Patut Patuh Patju,“ katanya, Rabu, 17 Februari 2021.

Menurut Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini, Pemkab Lombok Barat memenangkan sengketa ini setelah melalui sejumlah persidangan di PN Mataram dan bukti bukti yang diajukan oleh penggugat tidak kuat.

Baca Juga

“Pemkab terus berupaya untuk melakukan pengamanan terhadap aset daerah. Hal ini sebagai komitmen pemkab untuk menjaga aset yang dimiliki,“ ungkapnya.

Tentunya hal ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, lanjutnya, agar pemkab dapat mengamankan aset daerah yang tersebar di beberapa wilayah. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *