Simposium Internasional, Bupati Lotim Paparkan Tantangan dan Solusi Inovatif

Bupati Lombok Timur, Drs H. M. Sukiman Azmy, MM, Saat Memberikan Pemaparan Pada Simposium Internasional. / Foto: Istimewa/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur, Drs. H.M. Sukiman Azmy,  menjadi salah satu narasumber pada Simposium International Wali Kota dan Bupati serta NGO Forum.

Acara tersebut juga diikuti dari Amerika Serikat yaitu Wali Kota Ventura Rick Cole dan Wali kota Melbourne, Australia serta dari Bantul, Yogyakarta, Banyuwangi dan Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis 8 April 2021.

Dalam pemaparannya, Sukiman Azmy menyampaikan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, khususnya Lombok Timur dalam menjawab berbagai tantangan pada masa pandemi Covid-19.

Untuk mewujudkan visi misi adalah dengan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik SDM Pemerintah maupun SDM masyarakat.

“Sinergisitas SDM masyarakat dan pemerintah harus berjalan seiring sejalan dan saling terkait,“ ungkapnya.

Dengan bersinerginya SDM ini, menurut Bupati Lotim, merupakan sebuah kekuatan dalam menghadapai semua tantangan, mencari solusi dalam setiap persoalan, menggali potensi keunggulan wilayah serta pencapaian visi misi pemerintahan yang bermuara pada kepentingan bersama.

Baca Juga

Simposium yang berlangsung secara virtual ini, semata untuk mencari strategi mencapai kehidupan perkotaan yang berkelanjutan, inklusif, adil, dan cerdas.

Sebagai contoh, untuk mencegah perkawinan usia dini, terang Sukiman, di samping membuat Peraturan Bupati (Perbup) juga mendorong pembentukan awik-awik di tingkat Desa.

“Kita juga mendorong dan melibatkan UMKM dalam upaya penanganan pandemi covid-19 dan dampaknya serta mendorong pertumbuhan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), termasuk dari segi kapasitas pengelolanya,“ paparnya.

Selain itu, lanjut Sukiman, Pemerintah Lombok Timur juga menjalankan program berbasis bukti melalui kerja sama dengan Perguruan Tinggi lokal maupun nasional, salah satunya upaya pencegahan stunting, serta peningkatan dan pengembangan pariwisata dan sektor-sektor lainnya.

Dipaparkan pula konsep perencanaan pembangunan perkotaan yang selaras dengan pembangunan desa melalui Musrenbang, termasuk Musrenbang Perempuan.

Musrenbang merupakan wujud pelibatan dan keterlibatan berbagai kelompok masyarakat dalam pembangunan. “Keterlibatan masyarakat dalam setiap pembangunan harus menjadi dominan,“ tegasnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, mantan Wali Kota Pasadena, California yang kini menjabat Wali Kota Ventur Rick, Cole memaparkan upaya pemerintahannya menanggulangi dampak lingkungan, utamanya sampah melalui berbagai kebijakan, termasuk mengenakan pajak tinggi terhadap kendaraan bermotor yang menghasilkan volutan tinggi.

Simposium Internasional ini lebih menyoroti tantangan unik yang dihadapi Pemerintah kabupaten/kota di tengah masyarakat yang berubah dengan cepat serta berfokus pada praktik baik dan solusi inovatif para pemimpin lokal. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *