Spesialis Pencuri Mobil Dilumpuhkan, 5 Orang Pelaku Diringkus Polres Lombok Timur

Pelaku Pencuri Mobil ditangkap Satreskrim Polres Lombok Timur. Selasa, 12 November 2019

NTBPOS.CO.ID -Timsus Sat Reskrim Polres Lombok Timur berhasil membekuk 5 orang pelaku kriminal kasus 3C  (Curat, Curas, Curanmor), pelaku beraksi di 3 TKP berbeda dan ditangkap setelah menjalankan aksinya di wilayah Suralaga.

Kasat Reskrim AKP. I Made Yogi Purusa Utama membenarkan telah menangkap semua pelaku, setelah melakukan pengembangan dan menangkap rekan mereka yang menjalankan aksinya di wilayah Suralaga.

Kelima pelaku inisial H Alias ED, ( 27 Tahun ) Warga Desa Pringge Jurang, WI ( 25 Tahun ) Warga Desa Mbung Kandang Kecamatan Terara, AR ( 40 tahun ) Warga Rarang Batas, AH ( 30 Tahun ) Warga Rarang Batas, HE ( 31 Tahun ) Warga Dusun Serusuk Desa Mas-Mas Kecamatan Batu Keliang Utara Kab. Lombok Tengah.

Dalam menjalankan aksinya pelaku berbagi peran, pelaku H alias ED bersama dengan Pelaku WI, AH dan AR melakukan aksinya pada malam hari dengan menggunakan 1 unit Mobil ISUZU panther untuk menjalankan aksinya, di depan toko korban di Dusun Belet, Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Pelaku H alias ED dan Pelaku AR melaksanakan pencurian dengan merusak kunci Mobil Pick up milik korban menggunakan kunci leter T dan setelah berhasil menghidupkan mobil terebut dibawa oleh Pelaku H alias ED bersama Dengan WI dengan diikuti dari belakang oleh AR menggunakan Mobil Pick Isuzu Panther, sementara seorang pelaku inisial HM sudah dibekuk terlebih dahulu.

Baca juga : Jual Emas Palsu di Keruak, Pelaku Dibekuk Timsus 3C Polres Lotim

” Saat akan di amankan, pelaku melakukan perlawanan dan terpaksa kita lumpuhkan karena tidak mengindahkan tembakan peringatan dan Seorang pelaku memang sudah buron selama 3 bulan yakni pelaku dengan inisial H alias ED spesialis pencurian Mobil Pick up,” ungkap Yogi. Selasa 12 November 2019.

Baca Juga

Saat ini semua pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Lombok Timur untuk pengembangan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku di ancam dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sementara itu, Wakapolres Lombok Timur Kompol Bayu Pandu Winoto mengapresiasi kinerja Satreskrim karna sudah berhasil menangkap pelaku kurang dari 1 x 24 Jam, Pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 02.30 dan berhasil diungkap 3 jam kemudian.[]*

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *