Suarakan Hak Penyandang Disabilitas, Asep Yunus Nekat Keliling Indonesia

Asep Yunus warga Kabupaten Tasikmalaya keliling Indonesia berjalan dengan tangan demi menyuarakan hak-hak Penyandang Disabilitas. / Foto : NTBOne

MATARAM, NTBPOS.com – Asep Yunus warga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat nekat keliling Indonesia berjalan dengan tangan demi menyuarakan hak-hak para penyandang disabilitas. Asep  sendiri ialah seorang penyandang disabilitas tanpa memeilki dua kaki.

Menurutnya pemerintah kurang memperhatikan penyandang disabilitas. Untuk itu dia nekat keliling indonesia demi menyuarakan para kaum disabilitas tutur Asep kepada media, Selasa, 3 September 2019 kemarin.

“ Saya berangkat dari Tasikmalaya kampung halamanya saya, tanpa di ketahui orang tua,karena tidak diiiznkan, nmaun karena ingin membuktikan bahwa disabilitas bisa keliling indoensia ,” katanya

Dikatakan, dirinya berangkat berkeliling Indonesia untuk menyuarakan hak-hak disabilitas yang menurutnya masih di pandnag sebelah mata baik pemerintah atau sebagain orang.

“ Saya memiliki misi menyuarakan hak-hak penyandang disabilitas yang keberadanya masih terpinggirkan dan di pandang sebelah mata oleh pemerintah ,” ucapnya .

Dia mengatakan, selama perjalanan dari Jawa Barat hingga ke pulau Lombok, pernah kehabisan bekal bahkan ia pun mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari sopir tarnsportasi .

“ Saya pernah kehabisan bekal dan ditawari ke dinas sosial namun saya menolak, karena saya tahu jika petugas dinas sosial akan membawa saya pulang kerumah, akhirnya saya berjalan tanpa bekal, namun saat di Bali banyak warga yang iba dan membrikan makanan dan minuman, bahkan sebgaian saya tolak karena tidak muat di dalam tas dan berat ,” tuturnya .

Asep yang pernah tampil di ajang pencarian bakat got talant di salah satu tv nasional ini  memiliki moto hidup “ Selalu tetap tersenyum jangan mudah menyerah dan jadilah orang hebat “.  Sebagai anak, Asep mengaku rindu dengan orang tuanya terlebih dia tidak minta izin saat akan berangkat.

“ Sebagai anak saya rindu dengan orang tua saya, saya minta maaf ibu atas perbuatanya saya, namun saya berjanji akan kembali tapi tidak tau kapan waktunya, saya mohon doa dan restunya agar saya bisa menyelesaikan misi saya,” ungkapnya .

Melihat semangat Asep sejumlah warga di Senggigi mengaku terharu denagn aksi Asep dan bahkan seorang driver grab rela mengatakan kemana tujuan Asep di Lombok tanpa meminta bayaran.

“ Saya awal bertemu denagn Asep, saat ada oderan di apliaksi ojek saya, saat saya mencari saya terkejut dan tidak menyangka jika Asep yang memesan oderan itu, tapi saya bangga dan salut dengan saudara saya ini, dengan semangatnya yang luar biasa, membuat saya terharu,” kata Juna driver ojek online tersebut.

Asep sudah tiga hari di Lombok, dan terlah berkeliling di gili air gili meno dan gili trawangan, serat di taman mayura kota mataram. Selajutnya Asep akan melanjutkan perjalannya ke pulau Sumbawa .

Sebelumnya diberitakan diberbagai media. Pria yang menyandang disabilitas ini biasa dipanggil dengan nama Asep, kisahnya viral setelah akun Fanspage Denpasar Now membagikan kisahnya dilaman Facebook.

Walaupun ia seorang penyandang disabilitas, ia tetap ingin menunjukan bahwa keterbatasan tak akan menjadi halangan dalam melakukan sesuatu.

Asep juga berharap semangat yang ia miliki bisa menjadi motivasi bagi teman-teman yang memiliki keterbatasan fisik seperti dirinya.

Kisah Asep yang bercita-cita mengelilingi Indonesia ini berhasil mencuri perhatian publik.

Ramai warganet berbondong-bondong untuk memberikan dukungan pada dirinya agar tetap optimis dan semangat dalam mewujudkan cita-citanya. [] *

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *