TGH. Ulul Azmi, Ulama Kharismatik Jerneng Labuapi Tutup Usia

Salat Jenazah

LOMBOK BARAT, NTBPOS.com – Ulama kharismatik yang dikenal dengan TGH. Ulul Azmi, yang memimpin sejumlah pondok pesantren, dikhabarkan menghembuskan nafas terakhirnya, di ICU RSUD Provinsi NTB, setelah sebelumnya mengalami sakit. Tuan Guru yang sering diundang oleh Pemerintah Malaysia ini, akan dimakamkan di salah satu pondok pesantren Abhariyah miliknya.

Pantauan NTBPOS.com, sejumlah pejabat tinggi daerah dan provinsi, jajaran kepolisian dan TNI AD, anggota DPRD baik kabupaten maupun provinsi, ratusan Santri dan jema’ah, serta masyarakat sekitar berjejer di sepanjang jalan Jerneng, Labuapi, Lombok Barat, dalam suasana duka. Karangan bunga ucapan belasungkawa dari berbagai lembaga daerah maupun provinsi juga menghiasi ikut mengantarkan jenazah Tuan Guru yang dikenal sederhana dan merintis sejumlah pondok pesantren.

Lahir dari keluarga petani yang sederhana 60 tahun silam, ulama yang cukup disegani oleh para Tuan Guru se-pulau Lombok ini, mempunyai semangat yang tinggi dalam menimba ilmu, yang nantinya akan diajarkan kepada seluruh santri dan jema’ah, serta masyarakat sekitar.

” Semangat itulah yang menginisiasi berdirinya sejumlah pondok pesantren sekarang ini,” kata salah seorang putra tertua, Ustazd Imam Kafali, di sela-sela prosesi pemakaman.

” Seringkali Ayahanda kami juga mengisi pengajian-pengajian pada peringatan hari besar, sehingga beliau dikenal luas oleh masyarakat sekitar. Dan tak jarang pula diundang oleh pemerintah Malaysia, hanya untuk mengisi pengajian,” tuturnya.

Sebagian besar masyarakat yang telah mendengarkan pengajian yang disampaikan, lanjutnya, selalu menyatakan sangat mudah dipahami, sehingga setiap peringatan hari besar Islam, banyak mengundang dari berbagai kalangan.

” Undangan untuk pengajian hampir setiap hari ada, apalagi kalau sudah memasuki hari besar Islam, biasanya almarhum Ayahanda ini akan jarang di rumah, karena mengisi jadwal para undangan,” kenangnya.

Selain itu juga, tambah Imam, beliau sangat aktif pada organisasi pemerintah dan masyarakat, sepanjang berkaitan dengan agama, mulai dari MUI, Rais Syuriah NU, Muhtasyar PCNU.

” Dan sampai akhir hayatnya masih menjadi Pengurus Kelompok Bimbingan Haji ( KBIH ) Pondok Pesantren Darul Falah, Pagutan. Selain itu, juga sebagai penasehat Partai Golkar Provinsi, Tim Badan Akreditasi Sekolah di Kabupaten Lombok Barat. ” Masih banyak oraginisasi yang dimana beliau tetap aktif sampai akhir hayatnya,” demikian Ustadz Imam Al Kafali. np/sid

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *