Tuntut Transparansi Penggunaan Dana Desa, GPPHR-AK Demo di Kantor Desa Tambe

Salah seorang anggota BPD terpilih, Buyung, S.Pd berorasi di depan Kantor Desa Tambe. / Foto: Herman La Dewa

BIMA, NTBPOS.com – Gerakan Pemuda Peduli Hak Rakyat dan Anti Korupsi (GPPHR-AK) menggelar aksi aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Senin, 23 September 2019.

Massa GPPHR-AK menuntut transparansi dan keterbukaan penggunaan Anggaran Dana Desa, sesuai perintah undang undang nomor 14 tahun 2018 dan Undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang keterbukaan informasi publik.

Salah seorang Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih, mengecam tindakan pihak pemerintah desa terkait adanya dugaan melakukan kong kalikong dan penyelewengan anggaran dana desa.

Selain dari itu juga, pihak pemerintah desa pula juga dituding sebagai otak kegaduhan yang menciptakan penggunaan anggaran dana desa salah sasaran. Akibatnya, para warga meminta pihak pemerintah desa terkait untuk bertanggung jawab aliran dana yang diduga tak senonoh.

“Saya tidak takut. Saya tidak bangga dengan anggota BPD terpilih. Intinya, pihak pemerintah desa segera angkat kaki, dan jangan bercermin dengan wajah penuh pencitraan. Mereka semua adalah otak konspirasi anggaran ADD ” teriak Buyung dengan tegas.

Aksi damai yang berlangsung kurang lebih dua jama lamanya tersebut, mendapat pengawalan ketat dari satuan aparat gabungan Kepolisian, TNI, maupun Pol PP wilayah setempat.

Baca Juga

Hingga berita ini kami khabarkan, tak ada satupun pihak aparat pemerintah desa yang bisa dihubungi oleh sejumlah awak media cetak maupun online untuk dimintai tanggapan terkait tuntutan para warga. [] NP-Hrm

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *