UMKM Masih Dibebaskan Setor Pajak Hingga Bulan Juni

M. Zaki Muslim, Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (P2KP)./Foto: M. Ragil Sopiyan Sauri/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Pemerintah secara resmi memperpanjang pemberian insentif pajak hingga 30 Juni 2021. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2021 yang berlaku sejak 1 Februari 2021.

Insentif pajak tersebut menyasar karyawan hingga UMKM, setiap insentif tersebut memiliki ketentuan masing-masing akan tetapi tidak sedikit masyarakat yang mengira bahwa insentif pajak tersebut berupa bantuan.

Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (P2KP), M. Zaki Muslim mengatakan, insentif pajak untuk UMKM sendiri difokuskan untuk pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Bagi pelaku UMKM boleh tidak menyetor pajak sampai dengan bulan Juni dengan catatan harus melaporkan penghasilannya melalui laman www.pajak.go.id,” ujarnya.

Pemberlakuan pelayanan pajak yang menggunakan sistem online juga membuat otoritas pajak harus intens melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM.

“Kembali lagi ke literasi kita masing-masing dan kamipun menyadari betul hal itu hingga sempat tahun lalu membuka stand di salah satu event untuk memudahkan masyarakat,“ terangnya.

Baca Juga

Lebih jauh, Zaki mengingatkan agar wajib pajak serta memanfaatkan betul insentif pajak yang dikeluarkan oleh pemerintah, dan membuka layanan dengan simple.

“Kami selalu melayani, kalaupun ada kendala terhadap pelaporan penghasilan kami agar datang langsung ke kantor, ntuk informasi kami membuka layanan online yakni melalui WhatsApp,“ tutupnya. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *