Vaksinasi, Notaris dan PPAT Apresiasi Pemkab Lombok Timur

  • Whatsapp
Para Notaris dan PPAT yang Telah Divaksin, di Ball Room Kantor Bupati Lotim. / Foto: Hirpan Maulana/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah ( PPAT ) yang ada berkewajiban ikut serta melakukan pencegahan menularnya virus mematikan ini. Bahkan, dari jauh sebelumnya, para klien kami wajibkan untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Karena kalau tidak, jangan harap bisa mendapatkan jasa dari Notaris dan PPAT. Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Daerah Lotim Ikatan Notaris Indonesia ( INI ), H. Hafsan Hirwan, SH. Sp.N, kepada NTBPOS usai melakukan vaksin di Ball room, Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat, 19 Maret 2021.

Dengan vaksin yang diberikan ini, katanya, bukan berarti kami sebagai salah satu pejabat publik, justru melonggarkan protokol kesehatan.

” Sudah sepatutnya kami berterimakasih kepada pemerintah daerah yang telah memfasilitasi para Notaris dan PPAT yang ada di Lotim untuk diberikan vaksin Sinovac ini,” ungkapnya.

Kedepan, kata dia, kami tetap dan konsisten mendukung setiap program yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Vaksin ini memang diakui sangat terbatas, sehingga sudah sangat tepat kalau pemerintah untuk sementara memprioritaskan, elemen masyarakat yang selalu dan pekerjaan kesehariannya, selalu berhubungan dengan publik.

” Interaksi sosial yang tinggi, bagi elemen dan profesi tertentu, diutamakan. Tetapi harus diingat bukan berarti ada skala prioritas di sini. Itu yang harus dipahami oleh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga

Dalam pemberian vaksin, terang H. Hafsan yang juga Ketua Pengda NTB Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) ini, tidak diberikan kepada semua lapisan masyarakat secara keseluruhan, tetapi ada indikator-indikator tertentu, yang harus dijalankan dan dipatuhi oleh setiap calon penerima vaksin.

” Itu semata untuk menghindari hal – hal yang tidak kita inginkan, terutama bagi calon penerima vaksin. Kalau soal itu, serahkan saja pada ahlinya,” paparnya.

Hafsan mengingatkan, khususnya kepada Notaris dan PPAT dan umumnya elemen masyarakat yang telah menerima vaksin, agar tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.

“Walaupun sudah divaksin, bukan jaminan untuk terbebas dari virus mematikan ini. Tetapi dengan kita telah divaksin, paling tidak bisa meningkatkan imun tubuh dan mengurangi resiko yang tinggi terhadap dampak dari virus mematikan ini,” demikian Hafsan. np

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *