Warga Perbatasan Lotim dan Loteng Bersengketa, Akses Jalan Diblokir

  • Whatsapp
Perbatasan Antara Desa Sukaraja dan Desa Lekor Diblokir Warga./ Foto : Suandi Yusuf/www.ntbpos.co

LOMBOK TIMUR – Diduga karena lahan kuburan, warga 2 Desa di perbatasan Lombok Timur dan Lombok Tengah bersengketa yang berujung pemblokiran jalan penghubung kedua Desa menggunakan bambu, Jum’at, 30 Juli 2021.

Tidak hanya itu, hasil pantauan NTBPOS di lokasi, akses lalu lintas juga terputus karena jalan raya yang berada tepat dibawah gapura perbatasan antara Desa Sukaraja, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur dan Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah dibongkar dan menyebabkan jalan berlubang hingga menganga selebar kurang lebih 60 cm.

Berdasarkan keterangan salah satu warga, Irpan (45), perselisihan antara warga Serangin Desa Sukaraja dan warga Lingkok Bunut Desa Lekor diduga berawal dari pelarangan oleh warga Lingkok Bunut terhadap warga Serangin yang akan menguburkan salah satu warganya.

“Berawal dari warga serangin yang tidak diizinkan memakamkan warganya, sementara dari dulu warga serangin yang meninggal dunia di kubur disana, dengan alasan sudah penuh makanya warga Lingkok Bunut melarang warga Serangin untuk melakukan pemakaman disana,“ katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa kuburan tersebut dari dulu bernama kubur Serangin karena dulu seorang warga serangin mewakafkan tanahnya untuk dijadikan kuburan namun secara wilayah, masuk ke Lingkok Bunut, Desa Lekor.

Akses Jalan Dibawah Gapura Perbatasan Dibongkar Warga.

“Warga yang dikubur disana memang masih satu rumpun keluarga dan kalau kita lihat, justru warga Lingkok Bunut lebih banyak yang dikubur disana, kalau warga Serangin mungkin hanya sekitar 8 kepala keluarga,“ tuturnya.

Untuk mengamankan kedua kubu, aparat gabungan dan pemerintah Kecamatan dari 2 Kabupaten berjaga di daerah perbatasan untuk mengamankan warga masing-masing untuk menghindari bentrok antar warga.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang dari kedua wilayah belum bisa dimintai keterangan karena sedang melakukan mediasi antara kedua warga Desa yang bersengketa. np

Reporter : Suandi Yusuf
Editor : Suandi Yusuf

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *